Kapolri Listyo Sigit Prabowo Pastikan Narasi Audit Pajak Aib Negara Adalah Hoaks dan Upaya Disinformasi
Kapolri Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa narasi bertajuk “Audit Pajak Aib Negara” yang beredar di sejumlah platform media sosial adalah hoaks dan tidak memiliki dasar fakta. Ia menegaskan, informasi tersebut merupakan bentuk disinformasi yang berpotensi menyesatkan serta menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Menurut Kapolri, hingga saat ini tidak terdapat temuan ataupun laporan resmi sebagaimana yang dinarasikan dalam isu tersebut. Polri telah melakukan penelusuran awal terhadap sumber penyebaran informasi dan menemukan indikasi manipulasi konten yang dipelintir untuk membangun opini negatif terhadap institusi negara.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Kapolri juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih bijak dalam bermedia sosial dengan melakukan cek dan ricek sebelum membagikan suatu konten.
ADVERTISEMENT
“Jangan sampai ruang digital kita dipenuhi informasi yang tidak benar dan merusak kepercayaan publik. Mari bersama-sama menjaga kondusivitas dan stabilitas nasional,” tegasnya.
Polri, lanjut Kapolri, akan terus mendalami penyebaran hoaks tersebut dan tidak menutup kemungkinan mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang terbukti sengaja menyebarkan informasi palsu demi kepentingan tertentu.
Apel Siaga Kamtibmas Sambut Ramadhan, Perkuat Sinergitas Polri dan Elemen Masyarakat Jaga Keamanan Ibu Kota
Jakarta, Kicaunews.com -Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 H, jajaran kepolisian melaksanakan kegiatan Apel Siaga Kamtibmas yang berlangsung pada Sabtu, 14 Februari 2026, di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya. Kegiatan ini mengusung tema “Jaga Ibukota Jakarta untuk Indonesia” sebagai bentuk kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif menjelang bulan suci.
Apel siaga tersebut dipimpin langsung oleh Irjen Pol Asep Edi Suheri dan dihadiri Wakapolda Metro Jaya, Pejabat Utama Polda Metro Jaya, para Kapolres jajaran, serta melibatkan berbagai unsur masyarakat seperti Potmas, organisasi kemasyarakatan, ojek online, nelayan, Saka Bhayangkara, pelajar, dan Pramuka. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi lintas elemen dalam menjaga keamanan wilayah, khususnya menjelang meningkatnya aktivitas masyarakat selama Ramadhan.
Dari jajaran Polres Tangerang Selatan, kegiatan diikuti oleh Kasat Binmas AKP Warno bersama para Kanit Binmas dan Kanit Intel yang mendampingi massa Potensi Masyarakat wilayah Tangerang Selatan. Kehadiran unsur masyarakat tersebut menjadi simbol kuatnya sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman serta memberikan rasa nyaman kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah Ramadhan.
Sementara itu, Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan Apel Siaga Kamtibmas merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kesiapsiagaan personel sekaligus memperkuat koordinasi dengan seluruh elemen masyarakat. Ia menegaskan bahwa keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga memerlukan dukungan serta partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat. “Melalui sinergitas dan kebersamaan, kami optimis situasi kamtibmas khususnya menjelang Ramadhan dapat terus terjaga dengan baik,” ujarnya.
Kegiatan Apel Siaga Kamtibmas ini menjadi wujud komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta memastikan wilayah tetap aman, tertib, dan kondusif. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan seluruh unsur masyarakat dapat terus berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan sehingga pelaksanaan ibadah Ramadhan dapat berlangsung dengan khidmat dan penuh kedamaian.
Apel Siaga Kamtibmas Sambut Ramadhan Dan Jaga Ibukota Jakarta
Apel Siaga Kamtibmas Sambut Ramadhan, Perkuat Sinergitas Polri dan Elemen Masyarakat Jaga Keamanan Ibu Kota
Jakarta, Kicaunews.com -Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 H, jajaran kepolisian melaksanakan kegiatan Apel Siaga Kamtibmas yang berlangsung pada Sabtu, 14 Februari 2026, di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya. Kegiatan ini mengusung tema “Jaga Ibukota Jakarta untuk Indonesia” sebagai bentuk kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif menjelang bulan suci.
Apel siaga tersebut dipimpin langsung oleh Irjen Pol Asep Edi Suheri dan dihadiri Wakapolda Metro Jaya, Pejabat Utama Polda Metro Jaya, para Kapolres jajaran, serta melibatkan berbagai unsur masyarakat seperti Potmas, organisasi kemasyarakatan, ojek online, nelayan, Saka Bhayangkara, pelajar, dan Pramuka. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi lintas elemen dalam menjaga keamanan wilayah, khususnya menjelang meningkatnya aktivitas masyarakat selama Ramadhan.
Dari jajaran Polres Tangerang Selatan, kegiatan diikuti oleh Kasat Binmas AKP Warno bersama para Kanit Binmas dan Kanit Intel yang mendampingi massa Potensi Masyarakat wilayah Tangerang Selatan. Kehadiran unsur masyarakat tersebut menjadi simbol kuatnya sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman serta memberikan rasa nyaman kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah Ramadhan.
Sementara itu, Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan Apel Siaga Kamtibmas merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kesiapsiagaan personel sekaligus memperkuat koordinasi dengan seluruh elemen masyarakat. Ia menegaskan bahwa keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga memerlukan dukungan serta partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat. “Melalui sinergitas dan kebersamaan, kami optimis situasi kamtibmas khususnya menjelang Ramadhan dapat terus terjaga dengan baik,” ujarnya.
Kegiatan Apel Siaga Kamtibmas ini menjadi wujud komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta memastikan wilayah tetap aman, tertib, dan kondusif. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan seluruh unsur masyarakat dapat terus berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan sehingga pelaksanaan ibadah Ramadhan dapat berlangsung dengan khidmat dan penuh kedamaian.
Sebanyak 47 Ribu Penerima Manfaat, 19 SPPG Polda Sumsel Resmi Beroperasi
Kepolisian Daerah Sumatera Selatan mencatatkan capaian signifikan dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga 13 Februari 2026, sebanyak 19 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah resmi beroperasi dan menjangkau 47.136 penerima manfaat di berbagai wilayah Sumatera Selatan.
Program ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi anak sejak usia dini.
Kapolda Sumsel Sandi Nugroho turut menghadiri peresmian terpusat bersama Presiden RI dan Kapolri di Jakarta. Sementara itu, di tingkat wilayah, Wakapolda Sumsel Rony Samtana memimpin langsung launching SPPG di Polres Musi Rawas yang dilakukan serentak bersama 15 lokasi lainnya secara daring.
Dari total 19 unit yang telah beroperasi, tiga di antaranya sudah berjalan sejak Agustus 2025, yakni SPPG Polda Sumsel di Palembang, Polres OKI, dan Polres Ogan Ilir. Sedangkan 16 unit lainnya baru saja diresmikan di sejumlah daerah seperti Empat Lawang, Muara Enim, Musi Banyuasin, hingga OKU Timur.
Kabid Humas Polda Sumsel Nandang Mu’min Wijaya menjelaskan bahwa selain 19 unit aktif, terdapat lima unit SPPG yang telah terverifikasi oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dan siap beroperasi. Sementara 31 unit lainnya masih dalam tahap pembangunan dengan progres fisik berkisar antara 40 hingga 95 persen.
Seluruh operasional SPPG mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 dengan standar keamanan pangan ketat melalui sistem HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points). Proses memasak dilakukan sejak pukul 02.00 WIB oleh tenaga gizi dan personel terlatih untuk memastikan makanan didistribusikan dalam kondisi segar, maksimal 30 menit setelah matang.
Setiap dapur SPPG dibangun di atas lahan milik Polri maupun mitra melalui skema kemitraan strategis. Unit ini berfungsi sebagai pusat pengolahan bahan baku lokal menjadi menu sehat sesuai Angka Kecukupan Gizi (AKG) bagi siswa mulai dari jenjang PAUD hingga SMA. Pengawasan kualitas dilakukan secara berlapis, mulai dari pemeriksaan bahan baku, uji rasa, hingga pengambilan sampel makanan.
Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk mempercepat operasional seluruh 55 unit SPPG yang telah direncanakan. Upaya ini menjadi bagian dari transformasi Polri dalam mendukung pelayanan kesehatan dan kesejahteraan sosial, sekaligus memperkuat fondasi generasi muda yang sehat dan kompetitif di Sumatera Selatan
Polda Metro Jaya Gelar Apel Siaga Kamtibmas Jaga Ibukota Jakarta Untuk Indonesia
Dok PMJ
Jakarta. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri memimpin Apel Siaga Kamtibmas bertema ‘Jaga Jakarta untuk Indonesia’ menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 H. Irjen Pol. Asep mengatakan, apel siaga ini merupakan upaya Polda Metro Jaya memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan ibu kota selama Ramadan.
Dalam kegiatan tersebut, Polda Metro Jaya melibatkan 10.000 orang dari berbagai elemen.
“Pada hari ini melaksanakan Apel Siaga Kamtibmas Jaga Jakarta untuk Indonesia dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah. Untuk apel pagi ini kita melibatkan 10.000 orang dari berbagai elemen,” jelas Kapolda di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Sabtu (14/2/26).
Kapolda menjelaskan, pelibatan ribuan peserta itu ditujukan untuk memperkuat sinergi dan komitmen bersama agar wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya tetap aman, tertib, damai, serta kondusif. Apel ini juga menjadi pengingat bahwa menjaga ibu kota membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Adapun unsur yang terlibat, mulai dari Ormas dan OKP se-DKI Jakarta, serikat buruh, pelajar, Saka Bhayangkara, komunitas ojek online (ojol), unsur penggerak kamtibmas, hingga komunitas nelayan di Jakarta. Kapolda menegaskan, tema ‘Jaga Jakarta untuk Indonesia’ diambil sebagai komitmen menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum DKI Jakarta, terutama saat masyarakat menjalankan aktivitas ibadah Ramadan, serta kegiatan perekonomian dan sosial yang biasanya meningkat.
“Kami akan terus berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat Jakarta untuk bisa menciptakan Jakarta yang lebih aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadahnya dengan khusyuk, nyaman, dan tertib,” ujarnya.
Kapolda juga mengajak warga bersama-sama menjaga suasana Ramadan agar tetap teduh dan menenteramkan. Ia mengimbau masyarakat menjaga ketertiban dan toleransi, bijak menerima informasi, tidak mudah terprovokasi, dan mengedepankan musyawarah. Selain itu, Kapolda meminta masyarakat berkoordinasi serta segera melaporkan potensi kejadian kepada pihak keamanan maupun kepolisian setempat.
“Semoga Bulan Suci Ramadan membawa berkah untuk kita semuanya, dan Jakarta senantiasa dalam keadaan aman, tertib, damai, dan kondusif,” jelasnya.
Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Polda Metro Jaya Gelar Apel Siaga Kamtibmas Jaga Ibukota Jakarta Untuk Indonesia
Dok PMJ
Jakarta. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri memimpin Apel Siaga Kamtibmas bertema ‘Jaga Jakarta untuk Indonesia’ menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 H. Irjen Pol. Asep mengatakan, apel siaga ini merupakan upaya Polda Metro Jaya memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan ibu kota selama Ramadan.
Dalam kegiatan tersebut, Polda Metro Jaya melibatkan 10.000 orang dari berbagai elemen.
“Pada hari ini melaksanakan Apel Siaga Kamtibmas Jaga Jakarta untuk Indonesia dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah. Untuk apel pagi ini kita melibatkan 10.000 orang dari berbagai elemen,” jelas Kapolda di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Sabtu (14/2/26).
Kapolda menjelaskan, pelibatan ribuan peserta itu ditujukan untuk memperkuat sinergi dan komitmen bersama agar wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya tetap aman, tertib, damai, serta kondusif. Apel ini juga menjadi pengingat bahwa menjaga ibu kota membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Adapun unsur yang terlibat, mulai dari Ormas dan OKP se-DKI Jakarta, serikat buruh, pelajar, Saka Bhayangkara, komunitas ojek online (ojol), unsur penggerak kamtibmas, hingga komunitas nelayan di Jakarta. Kapolda menegaskan, tema ‘Jaga Jakarta untuk Indonesia’ diambil sebagai komitmen menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum DKI Jakarta, terutama saat masyarakat menjalankan aktivitas ibadah Ramadan, serta kegiatan perekonomian dan sosial yang biasanya meningkat.
“Kami akan terus berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat Jakarta untuk bisa menciptakan Jakarta yang lebih aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadahnya dengan khusyuk, nyaman, dan tertib,” ujarnya.
Kapolda juga mengajak warga bersama-sama menjaga suasana Ramadan agar tetap teduh dan menenteramkan. Ia mengimbau masyarakat menjaga ketertiban dan toleransi, bijak menerima informasi, tidak mudah terprovokasi, dan mengedepankan musyawarah. Selain itu, Kapolda meminta masyarakat berkoordinasi serta segera melaporkan potensi kejadian kepada pihak keamanan maupun kepolisian setempat.
“Semoga Bulan Suci Ramadan membawa berkah untuk kita semuanya, dan Jakarta senantiasa dalam keadaan aman, tertib, damai, dan kondusif,” jelasnya.
Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Polda Metro Jaya Gelar Apel Siaga Kamtibmas Jaga Ibukota Jakarta Untuk Indonesia
Dok PMJ
Jakarta. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri memimpin Apel Siaga Kamtibmas bertema ‘Jaga Jakarta untuk Indonesia’ menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 H. Irjen Pol. Asep mengatakan, apel siaga ini merupakan upaya Polda Metro Jaya memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan ibu kota selama Ramadan.
Dalam kegiatan tersebut, Polda Metro Jaya melibatkan 10.000 orang dari berbagai elemen.
“Pada hari ini melaksanakan Apel Siaga Kamtibmas Jaga Jakarta untuk Indonesia dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah. Untuk apel pagi ini kita melibatkan 10.000 orang dari berbagai elemen,” jelas Kapolda di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Sabtu (14/2/26).
Kapolda menjelaskan, pelibatan ribuan peserta itu ditujukan untuk memperkuat sinergi dan komitmen bersama agar wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya tetap aman, tertib, damai, serta kondusif. Apel ini juga menjadi pengingat bahwa menjaga ibu kota membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Adapun unsur yang terlibat, mulai dari Ormas dan OKP se-DKI Jakarta, serikat buruh, pelajar, Saka Bhayangkara, komunitas ojek online (ojol), unsur penggerak kamtibmas, hingga komunitas nelayan di Jakarta. Kapolda menegaskan, tema ‘Jaga Jakarta untuk Indonesia’ diambil sebagai komitmen menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum DKI Jakarta, terutama saat masyarakat menjalankan aktivitas ibadah Ramadan, serta kegiatan perekonomian dan sosial yang biasanya meningkat.
“Kami akan terus berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat Jakarta untuk bisa menciptakan Jakarta yang lebih aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadahnya dengan khusyuk, nyaman, dan tertib,” ujarnya.
Kapolda juga mengajak warga bersama-sama menjaga suasana Ramadan agar tetap teduh dan menenteramkan. Ia mengimbau masyarakat menjaga ketertiban dan toleransi, bijak menerima informasi, tidak mudah terprovokasi, dan mengedepankan musyawarah. Selain itu, Kapolda meminta masyarakat berkoordinasi serta segera melaporkan potensi kejadian kepada pihak keamanan maupun kepolisian setempat.
“Semoga Bulan Suci Ramadan membawa berkah untuk kita semuanya, dan Jakarta senantiasa dalam keadaan aman, tertib, damai, dan kondusif,” jelasnya.
Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Polda Metro Jaya Gelar Apel Siaga Kamtibmas Jaga Ibukota Jakarta Untuk Indonesia
Dok PMJ
Jakarta. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri memimpin Apel Siaga Kamtibmas bertema ‘Jaga Jakarta untuk Indonesia’ menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 H. Irjen Pol. Asep mengatakan, apel siaga ini merupakan upaya Polda Metro Jaya memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan ibu kota selama Ramadan.
Dalam kegiatan tersebut, Polda Metro Jaya melibatkan 10.000 orang dari berbagai elemen.
“Pada hari ini melaksanakan Apel Siaga Kamtibmas Jaga Jakarta untuk Indonesia dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah. Untuk apel pagi ini kita melibatkan 10.000 orang dari berbagai elemen,” jelas Kapolda di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Sabtu (14/2/26).
Kapolda menjelaskan, pelibatan ribuan peserta itu ditujukan untuk memperkuat sinergi dan komitmen bersama agar wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya tetap aman, tertib, damai, serta kondusif. Apel ini juga menjadi pengingat bahwa menjaga ibu kota membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Adapun unsur yang terlibat, mulai dari Ormas dan OKP se-DKI Jakarta, serikat buruh, pelajar, Saka Bhayangkara, komunitas ojek online (ojol), unsur penggerak kamtibmas, hingga komunitas nelayan di Jakarta. Kapolda menegaskan, tema ‘Jaga Jakarta untuk Indonesia’ diambil sebagai komitmen menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum DKI Jakarta, terutama saat masyarakat menjalankan aktivitas ibadah Ramadan, serta kegiatan perekonomian dan sosial yang biasanya meningkat.
“Kami akan terus berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat Jakarta untuk bisa menciptakan Jakarta yang lebih aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadahnya dengan khusyuk, nyaman, dan tertib,” ujarnya.
Kapolda juga mengajak warga bersama-sama menjaga suasana Ramadan agar tetap teduh dan menenteramkan. Ia mengimbau masyarakat menjaga ketertiban dan toleransi, bijak menerima informasi, tidak mudah terprovokasi, dan mengedepankan musyawarah. Selain itu, Kapolda meminta masyarakat berkoordinasi serta segera melaporkan potensi kejadian kepada pihak keamanan maupun kepolisian setempat.
“Semoga Bulan Suci Ramadan membawa berkah untuk kita semuanya, dan Jakarta senantiasa dalam keadaan aman, tertib, damai, dan kondusif,” jelasnya.
Kapolri Lepas 22 Kontainer Bantuan Kemanusiaan Polri untuk Aceh-Sumatera
Medan – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi melepas bantuan kemanusiaan Polri sebanyak 22 kontainer. Bantuan ini untuk masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara hingga Sumatera Barat.
Kegiatan pelepasan bantuan logistik ini dipusatkan di Mapolda Sumatera Utara, Sabtu (14/2/2026). Pelepasan bantuan dilakukan secara simbolis melalui prosesi flag off.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi melepas bantuan kemanusiaan Polri sebanyak 22 kontainer. Foto: dok. istimewa
Bantuan Kemanusiaan Polri ini merupakan bantuan lanjutan untuk meringankan beban warga di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan yang dikirimkan mencakup kebutuhan pokok hingga peralatan medis.
Nantinya, 22 kontainer bantuan ini dikirim menggunakan truk-truk kecil menuju lokasi yang terdampak bencana agar lebih efisien.
“Bantuan ini akan segera didistribusikan ke wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar, sebagai wujud komitmen Polri untuk selalu hadir menjadi representasi negara bagi masyarakat,” kata Kapolri.
“Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan ‘Polri untuk Masyarakat’ yang senantiasa mengedepankan aksi nyata dan memperkuat sinergi lintas sektor, sehingga diharapkan dapat benar-benar membantu dan meringankan beban masyarakat yang terdampak,” sambungnya.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi melepas bantuan kemanusiaan Polri sebanyak 22 kontainer. Foto: dok. istimewa
Jenderal Sigit menambahkan, Polri akan terus bekerja dan berkolaborasi dengan seluruh elemen bangsa untuk memastikan proses pemulihan berjalan cepat, tepat, dan menyeluruh.
Berdasarkan data manifes, bantuan yang dikirim tersebut berisi bahan pangan mulai dari beras, mie instan, minyak goreng, dan air mineral. Ada juga kebutuhan anak dan sanitasi seperti susu anak, popok bayi, pembalut wanita, hingga perlengkapan mandi.
Ada juga pakaian dan perlengkapan ibadah seperti selimut, sarung, mukena, sajadah, serta berbagai jenis pakaian dewasa dan anak-anak. Termasuk pula bantuan kesehatan yang terdiri dari berbagai jenis obat-obatan seperti parasetamol, vitamin, masker, hingga salep kesehatan.
Hadir mendampingi Kapolri dalam acara ini antara lain Gubernur Sumut Bobby Nasution, Kabaintelkam Polri Komjen Yuda Gustawan, Astamaops Kapolri Komjen Mohammad Fadil Imran, serta sejumlah Kapolda dari wilayah Sumatera.
Momen Pelepasan 22 Kontainer Bantuan Kemanusiaan Polri, Ketua Komisi IV DPR Apresiasi Polri
Medan – Polri mengirimkan 22 kontainer bantuan kemanusiaan Polri untuk masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara hingga Sumatera Barat. Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto menyampaikan apresiasi tinggi kepada Polri atas kepedulian nyata terhadap masyarakat terdampak bencana.
Hal itu disampaikan Titiek saat menghadiri pelepasan 22 kontainer bantuan kemanusiaan Polri di Mapolda Sumatera Utara, Sabtu (14/2/2026). Hadir dalam agenda ini Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Kabaintelkam Polri Komjen Yuda Gustawan, hingga Astamaops Kapolri Komjen Fadil Imran, serta sejumlah Kapolda dari wilayah Sumatera.
Dalam sambutannya, Titiek Soeharto memuji langkah cepat Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang dinilai sangat peka dan konsisten hadir di tengah kesulitan masyarakat.
“Senang sekali hari ini saya bisa hadir di Polda Sumatera Utara memenuhi undangan Pak Kapolri untuk bersama-sama melepas bantuan untuk masyarakat yang terdampak bencana ke beberapa daerah di Sumatera ini. Dalam kesempatan ini saya ingin menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Polri yang selalu peduli dan memperhatikan kebutuhan masyarakat,” ujar Titiek di lokasi.
Baca juga:
Waka Komisi IV DPR Minta KKP Beri Bantuan ke Nelayan, Singgung Pendapatan VMS
ADVERTISEMENT
Selain bantuan logistik, Titiek juga menyoroti langkah Polri dalam memulihkan infrastruktur yang rusak akibat bencana. Ia sempat menyaksikan langsung pengecekan pembangunan dua Jembatan Bailey di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, yang dilakukan secara virtual bersama Kapolri.
Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut merupakan solusi konkret untuk menyambung kembali urat nadi transportasi daerah yang sempat terisolasi total.
“Kami juga tadi menyaksikan peresmian jembatan Bailey di Sumatera Barat. Itu juga kami menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Polri yang sudah membangun jembatan ini, sehingga daerah yang terputus bisa tersambung lagi,” tuturnya.
Titiek berharap dengan pulihnya akses jembatan tersebut, roda perekonomian warga setempat bisa kembali bergairah.
“Tentunya diharapkan perekonomian akan berkembang lagi di daerah itu. Sekali lagi terima kasih dan apresiasi untuk Kepolisian Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Bapak Sigit sebagai Kapolri,” imbuhnya.
Dampingi Kapolri Lepas Bantuan
Dalam kegiatan tersebut, Titiek Soeharto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara simbolis melepas 22 kontainer bantuan logistik. Bantuan masif ini akan dikirimkan ke wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk meringankan beban para korban bencana.
Bantuan Kemanusiaan Polri ini merupakan bantuan lanjutan untuk meringankan beban warga di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan yang dikirimkan mencakup kebutuhan pokok hingga peralatan medis.
Nantinya, 22 kontainer bantuan ini dikirim menggunakan truk-truk kecil menuju lokasi yang terdampak bencana agar lebih efisien.
“Bantuan ini akan segera didistribusikan ke wilayah terdampak bencana di Aceh,
Sumut, dan Sumbar, sebagai wujud komitmen Polri untuk selalu hadir menjadi representasi negara bagi masyarakat,” kata Kapolri.
“Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan ‘Polri untuk Masyarakat’ yang senantiasa mengedepankan aksi nyata dan memperkuat sinergi lintas sektor, sehingga diharapkan dapat benar-benar membantu dan meringankan beban masyarakat yang terdampak,” sambungnya.
Jenderal Sigit menambahkan, Polri akan terus bekerja dan berkolaborasi dengan seluruh elemen bangsa untuk memastikan proses pemulihan berjalan cepat, tepat, dan menyeluruh.
Berdasarkan data manifes, bantuan yang dikirim tersebut berisi bahan pangan mulai dari beras, mie instan, minyak goreng, dan air mineral. Ada juga kebutuhan anak dan sanitasi seperti susu anak, popok bayi, pembalut wanita, hingga perlengkapan mandi.
Ada juga pakaian dan perlengkapan ibadah seperti selimut, sarung, mukena, sajadah, serta berbagai jenis pakaian dewasa dan anak-anak. Termasuk pula bantuan kesehatan yang terdiri dari berbagai jenis obat-obatan seperti parasetamol, vitamin, masker, hingga salep kesehatan.